Gunakan kondom sepanjang hubungan seksual, dan jangan berbagi jarum suntik dengan orang lain
- Nilai baik
- Bukti A
- Umur
- Murah
- Beberapa menit
- Perlu sedikit tekad
Singkatnya
Jika dipakai setiap kali dari awal sampai akhir, risiko penularan HIV antar lawan jenis turun lebih dari 70%. Pemakaian «sebagian besar waktu» tidak jauh berbeda dengan tidak memakainya. Kondom juga melindungi dari sifilis, gonore, dan infeksi menular seksual lainnya.
- Biaya
-
Satu buah berharga satu hingga dua yuan. Yang sulit bukan uangnya, melainkan memakainya setiap kali sejak awal.
- Yang Anda dapat
-
Sebuah studi menggabungkan 25 penelitian dengan 10.676 pasangan lawan jenis. Dalam pasangan ini salah satunya terinfeksi HIV dan yang lain tidak, disebut serodiskordan. Dibanding yang tidak pernah memakai kondom, orang yang selalu memakai kondom setiap kali memiliki risiko penularan HIV lebih rendah sekitar 71%. RR 0,29; 95% CI 0,20 hingga 0,43. Dibanding yang memakainya tidak teratur, lebih rendah sekitar 77% (RR 0,23; 95% CI 0,13 hingga 0,40). Kesimpulan penulis: kondom memang tidak sempurna, tetapi «pemakaian yang konsisten dapat menurunkan penularan HIV lebih dari 70%». Perlindungan yang sama juga mencakup sifilis, gonore, klamidia, dan infeksi menular seksual lainnya.
- Catatan
-
Selisih antara «tidak teratur» dan «tidak dipakai» sangat kecil; kondom hanya efektif jika dipakai setiap kali, dari awal sampai akhir. Berbagi jarum suntik adalah jalur penularan terpisah yang sangat efektif, tidak berkaitan dengan hubungan seksual; termasuk pemakaian narkoba suntik, tato, dan tindik. Kelompok risiko tinggi juga bisa memakai PrEP (profilaksis pra-pajanan), yaitu minum obat sebelumnya untuk mencegah infeksi. Dalam gabungan 18 studi, pada uji yang lebih dari 70% pesertanya minum obat tepat waktu, orang yang memakai PrEP memiliki risiko infeksi HIV sekitar 70% lebih rendah dibanding yang mendapat plasebo: RR 0,30; 95% CI 0,21 hingga 0,45. Pada uji dengan kepatuhan minum obat yang rendah, tidak terlihat efek perlindungan. PrEP adalah obat resep; tanyakan ke poli infeksi atau pusat pengendalian penyakit, jangan membeli sendiri secara online. Cara menangani setelah terpajan lihat §13.
- Tingkat bukti
- A : Angka konkret dari meta-analisis, kohort besar, atau uji acak; untuk hukum dan kebijakan, teks resminya.
- Sumber
-
- Giannou FK, Tsiara CG, Nikolopoulos GK, et al. (2016). Condom effectiveness in reducing heterosexual HIV transmission: a systematic review and meta-analysis of studies on HIV serodiscordant couples. Expert Review of Pharmacoeconomics & Outcomes Research, 16(4), 489-499. https://doi.org/10.1586/14737167.2016.1102635
- Fonner VA 等 (2016). Effectiveness and safety of oral HIV preexposure prophylaxis for all populations. AIDS. https://doi.org/10.1097/QAD.0000000000001145(暴露前预防 PrEP)
Disebut di
- Tanyakan ke rumah sakit penunjukan HIV (艾滋病定点医院) tentang obat PrEP jika laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL) berperilaku seks berisiko tinggi; jika diminum tepat waktu, risiko infeksi turun lebih dari 70%
- Jangan membeli seks: standarnya penahanan 10 hingga 15 hari, bukan sekadar membayar denda
- Ambil obat pencegahan pascapajanan HIV (PEP) dalam 72 jam jika mungkin terpapar HIV; makin cepat makin baik
Diterjemahkan dari naskah asli berbahasa Tionghoa. Buku asli, bagian 1, saran 30. Bagian ini membahas kesehatan dan obat. Isinya informasi umum dan tidak menggantikan diagnosis maupun resep dokter. Isinya bisa sudah usang dan aturan berbeda di tiap tempat. Saat mengurus sesuatu, berobat, atau berperkara, ikuti petunjuk instansi, dokter, atau pengacara. Penafian